ID EN

Hukum Lokal Nyeleneh yang Harus Kamu Tahu Sebelum Traveling

Kamis, 9 Oktober 2025 | 15:24

Penulis: Respaty Gilang

Ilustrasi sepatu hak tinggi.
Di Yunani dilarang memakai sepatu hak tinggi saat mengunjungi sejumlah situs bersejarah.
Sumber: Freepik

Saat traveling, bukan cuma ongkos dan itinerary yang perlu diperhatikan, aturan lokal seringkali punya kejutan yang bikin geleng-geleng. Beberapa tempat punya hukum yang terdengar absurd, tapi benar-benar berlaku. 

Berikut ini beberapa contohnya agar liburanmu nggak berujung denda atau malu-maluin:

1. Tidak Boleh Sepatu Hak Tinggi di Situs Sejarah Yunani

Kalau kamu punya rencana ke Acropolis, Teater Epidaurus, atau situs arkeologi terkenal di Yunani, jangan pernah memakai sepatu hak tinggi (high heels) di lokasi-lokasi kuno tersebut, jika tidak ingin kena denda sampai €900. Bukan tanpa alasan aturan itu dibuat tentunya, sepatu hak lancip bisa merusak lantai marmer atau struktur batu yang sudah berabad-abad lamanya.

Jadi, lebih baik pakai alas kaki datar atau sepatu yang solnya lembut kalau mau jalan-jalan di situs sejarah. 

2. Larangan Chewing Gum dan Peraturan Kecil di Singapura

Singapura terkenal bersih dan tertib, tapi ada beberapa hukum yang cukup ekstrem untuk warga dan turis.

Permen karet dilarang dijual dan diimpor (kecuali untuk keperluan medis atau gula untuk gigi). Kalau kedapatan menjual atau mengimpor jenis gum yang dilarang, ada denda beratnya.

Membuang sampah sembarangan, meludah di publik, atau bahkan menyiram puntung rokok ke jalan bisa kena denda. 

Di MRT atau bus umum, makan dan minum juga sering dilarang, hati-hati lho, hal sepele seperti minum seteguk air bisa jadi masalah kalau ngelakukan di tempat yang dilarang.

3. Batasan di Pantai dan Peraturan Baru di Yunani

Yunani sekarang menerapkan beberapa peraturan “pantai” yang mungkin nggak terpikir oleh banyak turis.

Banyak pantai harus menyediakan zona untuk berjemur, kursi berjemur untuk akses umum, dan tidak boleh banyak menyewakan kursi.

Ada juga aturan baru tentang pengumpulan pasir, kerang, atau batu dari pantai atau mengambil “oleh-oleh alam” bisa dianggap sebagai pencurian publik (public property) dan didenda. 

Jadi kalau kamu biasa membawa sedikit pasir atau kerang sebagai kenang-kenangan, mending survey dulu apakah pantai tersebut memperbolehkan hal itu atau tidak.

Tips Agar Tidak Kecele Hukum Lokal

1. Sebelum pergi ke destinasi, cari info peraturan lokal khusus di situs-situs resmi pariwisata atau blog wisata terkini.

2. Bawa pakaian dan alas kaki yang fleksibel — kalau ada aturan sepatu tertentu, punya satu pasang datar bisa menyelamatkan situasi.

3. Hormati budaya dan norma lokal, kadang hukum muncul karena sensitivitas budaya (adat, agama, sejarah).

4. Simpan uang cadangan untuk denda tak terduga jika seandainya kamu abai akan aturan kecil.