Lampaui Target, Indonesia Tutup ASEAN Para Games 2025 di Posisi Kedua
Senin, 26 Januari 2026 | 13:23
Penulis: Respaty Gilang

Sumber: Antaranews
Kontingen Indonesia menuntaskan kiprah di ASEAN Para Games (APG) 2025 Thailand dengan hasil impresif. Bertanding di Nakhon Ratchasima dan Bangkok untuk cabang tenpin bowling, tim Merah Putih mengoleksi total 392 medali, terdiri dari 135 emas, 143 perak, dan 114 perunggu.
Berdasarkan data resmi APG 2025, seluruh medali tersebut diraih dari 18 cabang olahraga yang diikuti Indonesia sepanjang periode 19–25 Januari. Capaian ini mengantarkan Indonesia finis di peringkat kedua klasemen akhir perolehan medali ajang multievent olahraga disabilitas terbesar di Asia Tenggara tersebut.
Sejak awal keberangkatan ke Thailand, kontingen Indonesia memang menargetkan minimal finis di posisi tiga besar. Target tersebut dinilai realistis, mengingat sejumlah nomor unggulan Indonesia tidak dipertandingkan, serta berkurangnya partisipasi dari beberapa negara, termasuk Kamboja.
BACA JUGA
Arti Medali Emas Bagi Riyan Jefri: Kemenangan di Ring, Harapan Masa Depan Keluarga
Indonesia Mantap di Posisi Runner-up SEA Games Thailand
All Indonesian Final, Alwi Farhan Taklukkan Ubed dan Raih Emas di Sea Games Thailand
Kontingen Indonesia yang dipimpin Chef de Mission (CdM) Reda Manthovani sebelumnya dibebani target 82 Medali Emas, 77 perak, dan 77 perunggu oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Namun, performa konsisten para atlet sepanjang sepekan kompetisi membuat target tersebut terlampaui secara signifikan.
Para Atletik dan Renang Jadi Andalan
Sejumlah cabang olahraga tampil dominan dan menjadi tulang punggung perolehan medali Indonesia. Cabang para atletik menjadi penyumbang emas terbanyak dengan raihan 44 emas, 39 perak, dan 23 perunggu.
Di bawahnya, para renang juga menunjukkan performa solid dengan kontribusi 29 emas, 37 perak, dan 20 perunggu. Kedua cabang ini menjadi penentu posisi Indonesia di papan atas klasemen sejak hari-hari awal pertandingan.
Dominasi di Beberapa Cabor Strategis
Selain atletik dan renang, cabang para Bulu Tangkis turut melampaui target dengan mengoleksi 12 emas, sembilan perak, dan tujuh perunggu. Sementara itu, para angkat berat menyumbangkan sembilan emas dan empat perak.
Catatan sempurna juga ditorehkan cabang para judo yang menjadi satu-satunya cabor Indonesia yang menyapu seluruh nomor yang diikuti. Para judoka Merah Putih sukses membawa pulang tujuh emas, tiga perak, dan satu perunggu.
Perolehan medali Indonesia masih bertambah pada hari terakhir kompetisi melalui cabang para catur. Sejumlah partai final yang digelar di Auditorium Nakhon Ratchasima Rajabhat University menjadi penutup manis perjuangan kontingen Indonesia.
Usai seluruh pertandingan rampung, ASEAN Para Games 2025 resmi ditutup melalui upacara penutupan di 80th Birthday Anniversary Stadium, Nakhon Ratchasima, pada Minggu malam pukul 19.00 WIB.










