Seret gol, Alonso Tegaskan Vinicius Pemain Penting Bagi Real Madrid
Kamis, 8 Januari 2026 | 17:30
Penulis: Arif S

Sumber: Antara/Real Madrid
Di saat sorotan publik mulai mempertanyakan produktivitas Vinicius Junior, Real Madrid justru memilih sikap sebaliknya. Pelatih El Real Xabi Alonso mengatakan angka bukan segalanya. Apalagi, musim belum selesai.
Vinicius sedang melalui musim tidak biasa. Ia baru mencetak lima gol dari 25 penampilan. Terakhir kali penyerang sayap Brasil itu menjebol gawang lawan pada awal Oktober 2025.
Saat itu ia mencetak dua gol ke gawang Villarreal. Kontras dengan Kylian Mbappe yang sudah mengoleksi 29 gol dari 24 laga.
BACA JUGA
Ucapan Lama Mourinho Kembali Viral, Relevan dengan Pemecatan Xabi Alonso?
Bahaya Besar! Real Madrid Terancam Kehilangan Vinicius Jika Negosiasi Kontrak Baru Tetap Buntu
Xabi Alonso Dipecat Real Madrid Usai Kalah di Final Piala Super Spanyol, Arbeloa Ambil Alih Kursi Panas Bernabeu
"Musim ini masih panjang dan akan banyak pertandingan-pertandingan penting. Dia (Vinicius-red) penting bagi kami," ujar Alonso, dikutip dari laman Real Madrid, Kamis.
Kepercayaan itu bukan sekadar retorika. Real Madrid akan menghadapi Atletico Madrid di semifinal Piala Super Spanyol 2026 di Jeddah, Jumat 9 Januari 2026, tanpa Kylian Mbappe yang cedera.
Artinya, beban ofensif kini lebih berat bertumpu pada pemain yang tersisa dan Vinicius berada di barisan terdepan.
Alonso paham tekanan itu, dan meminta pemain tim nasional Brasil itu untuk melepaskan diri dari tekanan dan menikmati setiap laga.
"Kami memerlukan kemampuan Vinicius yang mampu melewati pemain lawan. Semoga dia bisa menikmati pertandingan," kata Alonso.
Dukungan juga datang dari ruang ganti. Jude Bellingham, salah satu pilar Madrid musim ini, menolak menilai Vinicius semata dari jumlah gol.
"Ketika dalam kondisi terbaik, dia sangat berbahaya. Saya yakin dia bisa kembali tajam," kata Bellingham.
Bagi Bellingham, Vinicius tetap menjadi ancaman lawan karena kecepatan, kreativitas, dan kemampuannya menciptakan ruang, bahkan saat bola tak masuk ke gawang.
Di laga besar, dalam tekanan besar, Madrid memilih percaya, pemain besar akan merespons bukan dengan kata-kata melainkan permainan. Jumat malam di Jeddah akan menjadi panggungnya.










