Menanti Lionel Messi vs Lamine Yamal: Duel Sang Idola dengan Penerusnya di Finalissima 2026
Selasa, 11 November 2025 | 15:00
Penulis: Arif S

Sumber: Pixabay
Finalissima 2026 diprediksi bakal menjadi salah satu laga paling emosional dalam sejarah sepak bola modern. Bukan hanya karena mempertemukan dua raksasa dunia, Argentina vs Spanyol, tetapi juga karena laga ini menghadirkan duel lintas generasi, Lionel Messi melawan Lamine Yamal yang disebut-sebut sebagai penerus La Pulga.
Menurut laporan Marca, pertandingan prestisius antara juara Copa America dan juara Piala Eropa ini rencananya akan digelar di Stadion Lusail, Doha, Qatar, pada 27 Maret 2026. Namun, FIFA belum mengeluarkan pernyataan resmi soal itu.
Argentina dipastikan tampil setelah mengamankan tiket ke Piala Dunia 2026, tetapi Spanyol masih harus berjuang.
BACA JUGA
Finalissima 2026, Potensi Duel Lionel Messi vs Lamine Yamal Jadi Magnet Utama
Situasi Timur Tengah Memanas, Finalissima Argentina vs Spanyol Berpotensi Dipindahkan
Dari MLS hingga Piala Dunia, Lionel Messi Bisa Sapu Bersih 7 Gelar di Tahun 2026?
Tim Matador memimpin Grup E Kualifikasi Piala Dunia Zona Eropa dengan 12 poin dari empat laga, unggul tiga poin dari Turki.
Spanyol membutuhkan setidaknya satu kemenangan lagi dari dua laga tersisa kontra Georgia dan Turki untuk memastikan diri lolos langsung.
Jika gagal dan harus melewati babak playoff, maka jadwal Finalissima bisa saja diundur yang berpotensi bentrok dengan persiapan menuju Piala Dunia di pertengahan tahun.
Namun, di luar urusan jadwal, dunia sudah terlanjur menantikan satu momen bersejarah: Messi vs Yamal.
Menariknya, kisah keduanya sudah dimulai jauh sebelum duel ini. Lionel Messi pernah memandikan bayi Yamal dalam sesi pemotretan UNICEF. Momen itu kini terasa seperti takdir sepak bola. Dua dekade kemudian, bocah yang dulu digendong Messi kini memakai nomor 10 di Barcelona, simbol yang identik dengan sang legenda.
“Messi adalah idolanya Yamal,” tulis Marca. Kini keduanya akan bertemu bukan sebagai idola dan fans, tapi sebagai lawan di lapangan.
Duel Argentina vs Spanyol juga diprediksi bakal menjadi pertarungan antara pengalaman dan regenerasi. Messi masih jadi roh permainan Albiceleste, sementara Yamal mulai menulis sejarahnya sendiri bersama La Furia Roja.
Apapun hasilnya nanti, Finalissima 2026 akan dikenang sebagai panggung simbolik peralihan tongkat estafet sepak bola dunia, dari Lionel Messi kepada Lamine Yamal.***











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!