ID EN

Menanti Nahkoda Baru Garuda: PSSI Bocorkan Kriteria Pelatih Baru Timnas Indonesia

Selasa, 28 Oktober 2025 | 15:46

Penulis: Arif S

Alexander Zwiers
Direktur Teknik (Dirtek) PSSI, Alexander Zwiers.
Sumber: PSSI

Teka-teki siapa pelatih timnas Indonesia pengganti Patrick Kluivert masih menggantung di udara. Sejak kerja sama antara PSSI dan Kluivert berakhir, kursi pelatih kepala tim Garuda masih kosong. Publik pun menebak-nebak siapa sosok yang akan menahkodai skuad Garuda menuju babak baru.

Direktur Teknik PSSI, Alexander Zwiers memberi sedikit bocoran tentang kriteria pelatih yang sedang diburu federasi sepak bola Indonesia.

“Profil yang kami cari itu bebas dari segi nasionalisme, kami hanya ingin mencari yang paling cocok buat Indonesia. Jadi kita mencari yang benar-benar selaras dengan visi kami karena kami di sini untuk Indonesia, kami ingin lolos ke Piala Dunia selanjutnya, jadi kami ingin mencari yang profilnya cocok,” ujar Zwiers.

Setelah Kluivert Pergi, Arah Baru Timnas Mulai Disusun

PSSI resmi memutus kerja sama dengan Patrick Kluivert setelah timnas Indonesia gagal melangkah ke Piala Dunia 2026, menyusul dua kekalahan pahit dari Arab Saudi dan Irak.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menegaskan pihaknya tidak terburu-buru menunjuk pelatih baru.

“Saya rasa kita tidak terburu-buru menunjuk kepelatihan. Tadi saya sampaikan, prioritaskan FIFA Matchday ini (untuk timnas U23). Kita memang ada target peringkat 100, kita susun Maret seperti apa, Juni seperti apa dan seterusnya,” kata Erick pada jumpa pers di Jakarta.

Menurutnya, rencana besar sudah disusun secara bertahap untuk mendongkrak posisi Indonesia di ranking FIFA.

“Kita harus susun rencana untuk menuju 100 (besar), bisa tidak dengan pertandingan besar itu. Tapi November ini belum ada bayangan karena kita belum masuk kategori mencari 5-6 pelatih,” lanjutnya.

Bukan Sekadar Pelatih, Tapi Figur yang Bisa Membangun Kepercayaan

Erick menjelaskan hingga kini PSSI belum mengontak calon pelatih mana pun. Fokus utama federasi justru sedang diarahkan pada pemulihan citra sepak bola Indonesia di mata dunia.

“Kita belum ada mencari siapa pun, tapi kita mau move on. Kita belum kontak karena sepekan kemarin, saya, sekjen dan beberapa exco sedang coba merajut semua yang ada di Indonesia. Itu yang kita lakukan hari ini, benar-benar dalam posisi prihatin dan tidak mudah untuk meyakinkan banyak orang,” kata Erick.

Federasi menyadari, tantangan bukan hanya soal mencari sosok pelatih cerdas secara taktik, tapi juga figur yang berani menghadapi tekanan dan mampu membangun rasa percaya, baik di dalam maupun luar negeri.

“Fokus utama PSSI saat ini adalah menjaga persepsi di dunia internasional bahwa Indonesia merupakan bangsa yang berperilaku baik,” jelas Erick.

Ia menambahkan masih ada tantangan eksternal yang perlu dihadapi.

Garuda dalam Masa Transisi '

Kepergian Kluivert memang menyisakan kekosongan di tubuh timnas Indonesia, namun di balik itu ada peluang besar untuk menata ulang strategi, filosofi, dan arah pembinaan jangka panjang.

Dengan target masuk 100 besar FIFA dan ambisi menuju Piala Dunia selanjutnya, publik kini tinggal menunggu siapa sosok yang akan dipercaya memimpin Garuda terbang lebih tinggi.(Antara)