Garuda Indonesia Travel Fair 2025: Buka Peluang Liburan Hemat ke Seluruh Dunia
Minggu, 26 Oktober 2025 | 12:07
Penulis: Respaty Gilang

Sumber: Garuda Indonesia
Langit Bali kembali ramai bukan karena festival musik atau turnamen selancar, tapi karena antusiasme pecinta jalan-jalan yang memadati Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) 2025. Digelar di Trans Studio Mall Bali, sejak Jumat, 24 Oktober hingga 26 Oktober 2025, ajang tahunan ini menjadi surga bagi para pelancong dan pemburu tiket murah, terutama mereka yang doyan liburan sambil tetap aktif menjaga gaya hidup sehat.
GATF 2025 mengusung tema “Because Life Deserves a Journey”, dan resmi dibuka oleh East Domestic Region Group Head Garuda Indonesia, I Made Sudarma Astika, serta Regional CEO Bank Mandiri, Alexander Jonathan Patty.
Menariknya, tahun ini Garuda membuka lebih dari 560.000 kursi penerbangan dengan harga promo baik untuk rute domestik maupun internasional. Beberapa di antaranya bikin mata melek, Denpasar–Jakarta mulai Rp1,2 jutaan, Denpasar–Medan Rp2,7 jutaan, hingga Denpasar–Jayapura Rp4,9 jutaan. Untuk rute luar negeri, pilihan destinasi hits seperti Singapura, Tokyo, Seoul, dan Melbourne juga bisa didapat mulai Rp2,9 jutaan pulang-pergi.
BACA JUGA
Timing Adalah Segalanya! Ini Cara Dapat Tiket Pesawat Murah
Dari Tradisi 1950-an ke Sport Tourism Modern, Pacuan Kuda Ambal Jadi Magnet Wisata
Mandalika, Jakarta, Danau Toba: Surga Sports Tourism Nusantara
Sebagai puncak acara, peserta dengan transaksi terbesar berkesempatan memenangkan 1 unit mobil Mitsubishi Destinator Sky Explorer, hasil kolaborasi unik antara Garuda Indonesia dan kreator populer Tahilalats — sentuhan kreatif yang membuat acara ini terasa lebih dekat dengan generasi muda.
Lebih dari sekadar ajang jual tiket murah, GATF juga berperan dalam menggerakkan ekosistem pariwisata nasional. Menurut data dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), tren travel rebound di Indonesia masih terus meningkat sejak 2023, terutama untuk destinasi domestik seperti Labuan Bajo, Lombok, dan Yogyakarta.
Event seperti GATF ini bukan hanya mendorong okupansi penerbangan, tapi juga mendukung sektor sport tourism karena banyak pelancong kini menjadikan olahraga seperti diving, hiking, golf atau lari marathon sebagai bagian dari agenda liburan mereka.
Di sisi lain, Bali sebagai tuan rumah kembali menunjukkan posisinya sebagai hub utama pariwisata dan travel fair Asia Tenggara, yang tak cuma jadi destinasi, tapi juga inspirasi bagi traveler muda yang ingin menjelajah lebih jauh.
Dengan konsep yang modern dan interaktif, GATF 2025 jadi lebih dari sekadar pameran tike, ini adalah festival perjalanan. Di tengah gaya hidup generasi muda yang haus pengalaman dan visual, GATF menawarkan kombinasi antara liburan hemat, destinasi estetik, dan semangat eksplorasi.
Jadi, kalau kamu punya bucket list baru untuk 2026, entah mau lari di Tokyo Marathon, menyelam di Raja Ampat, atau sekadar healing di Seoul, GATF adalah langkah pertama untuk mewujudkannya.










