ID EN

Lifter Senior Indonesia Menuju Asian Games Keenam, Siap Cetak Sejarah 20 Tahun

Minggu, 9 Agustus 2026 | 17:00

Penulis: Arif S

Lifter Indonesia Eko Yuli Irawan
Arsip - Lifter Indonesia Eko Yuli Irawan.
Sumber: Antara Foto/Muhammad Ramdan

Eko Yuli Irawan bersiap menambah satu bab dalam perjalanan panjangnya di Asian Games. Lifter senior Indonesia itu diproyeksikan tampil untuk keenam kalinya pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang, 19 September-4 Oktober.

Eko yang kini berusia 37 tahun disiapkan bertanding di kelas 65 kilogram putra. Jika benar tampil, perjalanan sang lifter di pesta olahraga terbesar Asia akan membentang selama dua dekade.

Semuanya bermula di Doha, Qatar, pada 2006. Ketika itu, Eko baru berusia 17 tahun dan tampil di kelas 56 kilogram. 

Ia menempati peringkat keenam setelah membukukan total angkatan 271 kilogram, hasil dari 121 kilogram pada snatch dan 150 kilogram pada clean and jerk.

Empat tahun kemudian, Eko mencicipi podium Asian Games. Di Guangzhou 2010, ia meraih medali perunggu kelas 62 kilogram dengan total angkatan 311 kilogram.

Medali perunggu kembali menjadi miliknya di Incheon 2014. Eko mencatat total angkatan 308 kilogram dari 142 kilogram snatch dan 166 kilogram clean and jerk.

Puncak perjalanan Eko di Asian Games terjadi di Asian Games Jakarta-Palembang 2018 sebagai juara kelas 62 kilogram. 

Ia membukukan total angkatan 311 kilogram, hasil dari 141 kilogram snatch dan 170 kilogram clean and jerk.

Gelar tersebut sekaligus menjadi medali emas Asian Games pertama dalam kariernya.

Sempat Gagal di Hangzhou

Namun, catatan medali Eko terhenti di Asian Games Hangzhou 2022 yang digelar pada 2023. Tampil di kelas 67 kilogram, Eko mencatatkan angkatan snatch 145 kilogram.

Ia gagal dalam tiga kesempatan clean and jerk sehingga tidak memiliki total angkatan dan harus mengakhiri kompetisi tanpa medali.

Aichi-Nagoya 2026 membuka kesempatan bagi Eko untuk kembali ke podium.

Jika tampil sesuai proyeksi, lifter kelahiran 1989 itu akan memburu medali Asian Games keempat sepanjang kariernya sekaligus memperpanjang rekor penampilannya menjadi enam edisi.

Perjalanan itu akan menjadi catatan luar biasa: dari Doha 2006, Guangzhou 2010, Incheon 2014, Jakarta-Palembang 2018, Hangzhou 2022, hingga Aichi-Nagoya 2026.

Empat Lifter Putra Disiapkan

Eko bukan satu-satunya andalan Indonesia di cabang angkat besi. Sektor putra juga menyiapkan Ricko Saputra di kelas 60 kilogram, Rahmat Erwin Abdullah (75 kilogram) dan Rizki Juniansyah (85 kilogram).

Sementara, sektor putri diperkuat Luluk Diana Tri Wijayana di kelas 49 kilogram, Juliana Klarisa (53 kilogram), Natasya Beteyob (61 kilogram), dan Indah Afriza (69 kilogram).***

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!