ID EN

FIFA Batal Jual Saham Piala Dunia, Proyek FIFA Forward Enterprise Resmi Dihentikan

Rabu, 5 Agustus 2026 | 06:32

Penulis: Arif S

FIFA
FIFA beri sanksi Malaysia terkait pemalsuan dokomen naturalisasi.
Sumber: Antaranews

FIFA akhirnya membatalkan rencana menjual saham kompetisi utamanya melalui proyek FIFA Forward Enterprise (FFE). Keputusan itu mengakhiri polemik yang memicu perdebatan mengenai masa depan tata kelola sepak bola dunia.

Proyek FFE sebelumnya dirancang sebagai anak perusahaan yang akan mengelola hak komersial berbagai kompetisi FIFA, termasuk Piala Dunia. Rencana itu menuai gelombang penolakan dari berbagai konfederasi, asosiasi anggota, hingga pemangku kepentingan sepak bola dunia. 

Dalam pernyataan resminya, FIFA menjelaskan tujuan awal pembentukan FIFA Forward Enterprise untuk memperkuat asosiasi anggota sekaligus mempercepat pengembangan sepak bola, terutama bagi negara-negara yang membutuhkan dukungan pendanaan lebih besar.

Sejak awal, FIFA menegaskan proyek itu bergantung pada persetujuan mayoritas dari 211 asosiasi anggotanya. Selain itu, seluruh proses melalui konsultasi bersama Dewan FIFA, konfederasi, dan berbagai pemangku kepentingan sepak bola internasional.

Namun, dalam proses pembahasannya memunculkan penolakan yang semakin meluas. Sejumlah organisasi sepak bola menilai proposal itu belum memenuhi prinsip transparansi serta tata kelola yang baik.

Situasi itu mendorong FIFA mengevaluasi kembali arah kebijakan yang semula diproyeksikan menjadi salah satu strategi pendanaan terbesar dalam sejarah organisasi.

"Setelah mendengarkan dengan saksama semua pandangan, menjadi jelas bahwa proyek ini telah menimbulkan perpecahan yang, terlepas dari tingkat dukungannya, tidak lagi sejalan dengan tujuan yang ditetapkan sejak awal," demikian pernyataan FIFA melalui media sosial.

Badan sepak bola dunia itu kemudian memastikan proyek tidak akan dilanjutkan.

"Tujuan kami selalu dan akan selalu untuk mempersatukan dan meningkatkan. Oleh karena itu, usulan ini tidak akan dilanjutkan," tulis FIFA.

Keputusan tersebut sekaligus mengakhiri spekulasi mengenai kemungkinan masuknya investor swasta dalam kepemilikan aspek komersial Piala Dunia.

Meski membatalkan proyek FFE, FIFA menegaskan komitmennya untuk tetap mencari solusi baru untuk memperkuat pendanaan pengembangan sepak bola di berbagai negara.

Presiden FIFA Gianni Infantino dijadwalkan kembali menggelar pembahasan bersama konfederasi, asosiasi anggota, dan berbagai pemangku kepentingan dalam beberapa hari hingga pekan mendatang.

Pertemuan tersebut akan difokuskan pada upaya mencari formula baru yang mampu meningkatkan dukungan terhadap pengembangan sepak bola tanpa menimbulkan perpecahan di lingkungan FIFA.***

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!