ID EN

10 Bandara Terbaik di Dunia Versi Skytrax 2026, Asia Kuasai Daftar

Selasa, 4 Agustus 2026 | 16:00

Penulis: Arif S

Bandara Internasional Narita, Tokyo, Jepang
Bandara Internasional Narita, Tokyo, Jepang
Sumber: Envato

Bandara bukan lagi sekadar tempat transit sebelum melanjutkan penerbangan. Bagi banyak wisatawan, pengalaman di terminal Bandara menjadi bagian penting dari perjalanan. Proses imigrasi cepat, fasilitas keluarga, pilihan kuliner, hingga kenyamanan ruang tunggu menjadi faktor penentu kepuasan penumpang.

Skytrax World Airport Awards 2026 kembali merilis daftar 10 Bandara Terbaik di Dunia berdasarkan survei kepuasan penumpang global. 

Penilaian didasarkan berbagai aspek layanan, termasuk kebersihan, efisiensi pelayanan, kenyamanan transit, fasilitas keluarga, hingga kualitas restoran dan pusat perbelanjaan.

Dilansir dari Dragonpass, Jumat 31 Juli 2026, bandara di Asia mendominasi daftar prestisius, menempati tujuh dari sepuluh posisi teratas. Bandara di kawasan Asia dinilai konsisten menghadirkan pengalaman perjalanan nyaman sejak penumpang memasuki terminal.

Dominasi ini menunjukkan bagaimana banyak bandara di Asia tidak hanya berfokus pada kecepatan proses keberangkatan dan kedatangan, tetapi juga menciptakan terminal yang nyaman. 

Singapore Changi Airport mempertahankan predikat sebagai bandara terbaik dunia untuk ke-14 kalinya sekaligus meraih penghargaan World's Best Airport Dining dan World's Best Airport Immigration Service.

Mengusung konsep Garden City, Changi menawarkan berbagai fasilitas ikonik seperti HSBC Rain Vortex setinggi 40 meter di Jewel Changi, Butterfly Garden, Singapore Food Street, hingga layanan Skytrain gratis.

Posisi kedua ditempati Incheon International Airport, Korea Selatan. Bandara ini meraih penghargaan World's Most Family-Friendly Airport berkat kombinasi teknologi modern seperti Smart Pass berbasis pemindaian wajah dan Aviation AI Hub dengan berbagai atraksi budaya Korea.

Peringkat ketiga ditempati Tokyo Haneda Airport, Jepang. Kedekatannya dengan pusat Kota Tokyo menjadi salah satu keunggulan utama. 

Selain dikenal sangat bersih dan tepat waktu, Haneda menawarkan layanan kuliner selama 24 jam serta berbagai pilihan fasilitas istirahat, mulai dari capsule hotel hingga hotel khusus hewan peliharaan.

Hong Kong International Airport naik ke posisi keempat setelah mengembangkan konsep smart airport. Bandara ini melayani lebih dari 220 destinasi internasional dengan sekitar 1.100 penerbangan setiap hari serta didukung layanan staf multibahasa, pusat belanja premium, dan program keberlanjutan lingkungan.

Posisi kelima menjadi milik Narita International Airport, Jepang. Bandara ini tetap mempertahankan sertifikasi 5-Star Airport. Keramahan petugas, sistem penanganan bagasi, dan fasilitas transit nyaman menjadi keunggulan utama.

Di peringkat keenam, Paris Charles de Gaulle Airport kembali dinobatkan sebagai bandara terbaik di Eropa. Modernisasi terminal dan pengembangan layanan transit membuat waktu menunggu penumpang terasa lebih nyaman. Terminal 3 bahkan dinobatkan sebagai terminal berbiaya rendah terbaik di dunia.

Urutan ketujuh dihuni Leonardo da Vinci–Fiumicino Airport, Roma, Italia. Bandara ini mendapatkan tingkat kepuasan penumpang tertinggi di kawasan Eropa, Timur Tengah, dan Afrika (EMEA), didukung sistem pemeriksaan biometrik cepat serta pembangkit listrik tenaga surya terbesar di Eropa.

Istanbul Airport berada di posisi kedelapan setelah mencatat lonjakan signifikan dalam daftar Skytrax. Bandara terbesar di Turkiye menghadirkan konsep kota modern dengan area duty free yang luas, fasilitas logistik canggih, serta penggunaan energi ramah lingkungan.

Peringkat kesembilan ditempati Munich Airport, Jerman. Sebagai satu-satunya bandara bintang lima di Eropa, Munich menawarkan Terminal Satelit modern dengan lima lounge eksklusif, pencahayaan alami, hingga beer garden yang menjadi daya tarik unik bagi wisatawan.

Melengkapi daftar 10 besar adalah Vancouver International Airport, Kanada. Menjadi satu-satunya wakil dari Benua Amerika, bandara ini menawarkan suasana terminal lebih tenang melalui penggunaan karpet peredam bising, desain interior bernuansa teal, serta pameran seni budaya masyarakat First Nations.***



Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!