Rizky Ridho Akui Lakukan Kesalahan Fatal Saat Lawan Vietnam, Fokus Kontra Singapura
Selasa, 4 Agustus 2026 | 08:00
Penulis: Arif S

Sumber: Antara Foto/Bayu Pratama S
Kapten Timnas Indonesia Rizky Ridho tidak mengungkapkan kekecewaannya usai Garuda kalah telak 0-3 dari Vietnam pada laga Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Bogor. Bek Persija Jakarta itu secara terbuka mengakui dirinya melakukan sejumlah kesalahan yang berujung pada gol lawan.
Hasil negatif itu menjadi kekalahan pertama skuad Garuda di fase grup setelah sebelumnya meraih dua kemenangan beruntun atas Kamboja dengan skor 5-1 dan Singapura 3-0. Indonesia harus berjuang keras pada laga terakhir untuk mengamankan tiket ke semifinal.
Sebagai kapten tim sekaligus pemimpin lini belakang, Ridho bertanggung jawab atas hasil itu.
BACA JUGA
Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026: Indonesia Tempel Singapura, Vietnam Tertahan
Jadwal AFC Berubah, Media Vietnam Nilai Untungkan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Rizky Ridho Ungkap Latihan Intensitas Tinggi Timnas Indonesia Jelang FIFA Series
"Saya sadar juga di hari ini saya melakukan banyak kesalahan yang berujung kebobolan," ujarnya dalam konferensi pers usai laga.
Pemain berusia 24 tahun itu mengakui Vietnam bermain lebih baik sepanjang pertandingan. Menurutnya, Indonesia gagal menjalankan rencana permainan yang telah dipersiapkan tim pelatih.
Ridho menilai keunggulan Vietnam bukan hanya dari efektivitas menyerang, tetapi juga kemampuan mereka memanfaatkan setiap kesalahan yang dilakukan para pemain Indonesia.
Ia mengungkapkan beberapa kesalahan saat mengawal pertahanan langsung dihukum Vietnam menjadi gol.
"(Kesalahan seperti) itu harus saya evaluasi lagi dan pelajari lagi agar ke depannya tidak boleh terjadi di pertandingan seperti ini," katanya.
Meski kecewa, Ridho menegaskan dirinya tidak ingin terlalu lama larut dalam penyesalan. Fokusnya kini tertuju pada pertandingan terakhir melawan Singapura yang akan berlangsung pada 7 Agustus mendatang.
Sebagai kapten, ia juga merasa memiliki tanggung jawab lebih besar untuk membangun kembali kepercayaan diri rekan-rekannya setelah kekalahan telak dari Vietnam.
Selain berbicara mengenai evaluasi permainan, Ridho menanggapi kritik di media sosial maupun ruang publik.
Menurutnya, kritik merupakan bagian dari kehidupan seorang pesepak bola profesional. Namun, ia hanya akan menerima kritik yang bersifat membangun.
"Saya akan terima kritik-kritik kebaikan untuk saya sendiri. Dan ketika kritik itu sudah menjurus ke hal yang lain-lain (negatif), saya enggak akan peduli," kata Rizky Ridho.
Ia memahami kesalahan yang dilakukan dan siap bertanggung jawab. Namun, ia memilih untuk tidak membiarkan komentar negatif mengganggu fokusnya.
"Jadi, terima kasih masukannya, saya akan terima. Saya tahu saya salah dan saya akan move on untuk pertandingan melawan Singapura agar saya ke depannya agar lebih baik lagi," katanya.
Ia berharap dukungan para suporter tetap mengalir menjelang pertandingan terakhir fase grup yang sangat menentukan nasib Garuda.
"Kita punya satu pertandingan di Singapura, mari doakan kami dan kita akan berjuang sekuat tenaga untuk mendapatkan tiga poin," pintanya.***











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!