Kisah Inspiratif Angelia Hutabarat Menjadi Volunteer Piala Dunia 2026
Selasa, 23 Juni 2026 | 17:00
Penulis: Arif S

Sumber: Antara/Handout
Di balik kemegahan FIFA World Cup 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, ribuan sukarelawan bekerja memastikan setiap detail turnamen berjalan lancar. Salah satu di antaranya adalah Angelia Hutabarat, warga negara Indonesia yang telah menetap di Meksiko sekitar satu dekade.
Perjalanan Angel menjadi bagian dari ajang sepak bola terbesar di dunia itu tidak mudah. Bahkan, ia sempat mengira mimpinya untuk menjadi sukarelawan FIFA World Cup 2026 telah berakhir sebelum benar-benar dimulai.
Saat proses seleksi berlangsung, Angel menunggu kabar yang tak kunjung datang. Pengumuman tahap awal seharusnya pada Februari 2026 tidak muncul di kotak masuk surat elektroniknya.
BACA JUGA
Piala Dunia 2026 Siap Cetak Sejarah, Total Kapasitas Stadion Tembus 1 Juta Penonton
5 Destinasi Wisata di Amerika Serikat yang Bisa Dijelajahi Saat Piala Dunia 2026
Mohamed Salah dan Misi Besar Mesir Akhiri Kutukan Tanpa Kemenangan di Piala Dunia
“Seharusnya bulan Februari 2026 pengumuman tersebut sudah diterima, tetapi saat itu saya belum juga mendapatkannya,” ujar WNI yang telah bermukim di Meksiko sekitar 10 tahun itu.
Karena tak menerima kabar apa pun, Angel mulai beranggapan dirinya gagal dalam proses seleksi. Ia kembali menjalani rutinitas sehari-hari sebagai karyawan di salah satu perusahaan berbasis di Mexico City.
Namun, harapannya kembali menyala pada Maret 2026. Sebuah email dari FIFA tiba-tiba muncul di perangkatnya dan mengubah segalanya.
“Puji Tuhan ternyata isi email tersebut adalah saya diterima sebagai volunteer FIFA World Cup 2026 di Mexico City,” kata Angel.
Dalam surat tersebut, FIFA menugaskannya sebagai petugas pelayanan tamu VIP di salah satu hotel besar di Mexico City.
Menurut Angel, secara global jumlah peserta yang mendaftar sebagai volunteer sekitar satu juta orang, sementara untuk Meksiko hingga puluhan ribu orang.
Tahap pertama dimulai pada September 2025 dengan mengunggah dokumen, melengkapi data diri, kemampuan bahasa, hingga pengalaman menjadi sukarelawan. Dari proses itu, hanya sekitar 15.000 peserta di Meksiko yang lolos ke tahap wawancara pada Oktober 2025.
“Saat itu saya ingin menjadi petugas pelayanan di Estadio Ciudad de Mexico atau Azteca,” kata Angel.
Harapan itu tidak terwujud. FIFA menawarkan posisi sebagai petugas pelayanan tamu VIP di hotel resmi turnamen. Meski sempat kecewa, ia akhirnya menerima kesempatan tersebut.
“Sedikit kecewa, tetapi akhirnya saya terima,” katanya.
Keputusan menerima posisi tersebut justru menghadirkan pengalaman berharga. Angel berkesempatan berinteraksi langsung dengan sejumlah Legenda Sepak Bola dunia yang datang menghadiri pembukaan Piala Dunia 2026.
Nama besar seperti Bebeto, Cafu, Ronaldo Nazario, Marco Materazzi, Roberto Baggio, Luis Hernandez, Jared Borgetti, Santiago Solari, Hristo Stoichkov, Cristian Chivu, hingga Alfie Haaland menjadi bagian dari sosok yang ditemuinya selama bertugas.
Tak hanya legenda sepak bola, Angel juga berkesempatan bertemu penyanyi tenor legendaris Italia, Andrea Bocelli, yang tampil dalam seremoni pembukaan Piala Dunia 2026 di Estadio Azteca.
Selain pengalaman berharga dan jaringan pertemanan baru, Angel juga memperoleh perlengkapan resmi sukarelawan FIFA World Cup 2026 yang sangat eksklusif.
“Tentu ini sangat eksklusif dan tidak dijual bebas,” katanya.
Di balik keberhasilan Angel, ada dukungan besar dari keluarga. Menariknya, kedua orang tuanya juga sempat mendaftar sebagai sukarelawan. Ibunya tidak lolos seleksi, sementara ayahnya berhasil melewati tahap awal, tetapi terlambat mengikuti proses berikutnya.
"Kami sekeluarga memang suka sekali menjadi volunteer seperti ini. Sebelumnya, kami sekeluarga pernah menjadi volunteer di salah satu turnamen golf internasional di Meksiko," kata Angel.
Baginya, menjadi sukarelawan bukan sekadar membantu jalannya sebuah acara. Pengalaman yang didapatkan memperluas cara pandang, dan menjadi bekal berharga untuk masa depan.***











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!