Pertarungan Grup G Piala Dunia 2026: Belgia Unggulan, Mesir dan Iran Siap Mengguncang
Senin, 15 Juni 2026 | 21:30
Penulis: Arif S

Sumber: Antara Foto/Xinhua/Joebeth Terriquez
Grup G Piala Dunia 2026 berpotensi menjadi salah satu grup paling kompetitif pada fase penyisihan. Meski Belgia menyandang status unggulan utama, jalan menuju fase gugur dipastikan tidak akan mudah karena Mesir, Iran, dan Selandia Baru memiliki kapasitas untuk membuat kejutan.
Dengan format baru 48 tim, Peluang Lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 semakin terbuka. Kondisi itu menjadikan persaingan di Grup G diprediksi behingga pertandingan.
Belgia Unggulan
BACA JUGA
Timnas Iran Minta Izin FIFA untuk Kenakan Ban Lengan Hitam di Piala Dunia 2026
Balogun Bersinar, Amerika Serikat Hajar Paraguay di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Wataru Endo Pensiun, Ko Itakura Pimpin Jepang di Piala Dunia 2026
Belgia memiliki pengalaman panjang di level tertinggi dan pernah meraih prestasi terbaik sebagai peringkat ketiga Piala Dunia 2018.
Tim asuhan Rudi Garcia lolos ke putaran final setelah memuncaki Grup J Kualifikasi Eropa dengan catatan lima kemenangan dan tiga Hasil Imbang dari delapan pertandingan. Dengan kombinasi pemain senior dan talenta muda, The Red Devils menjadi salah satu tim yang disegani.
Sosok paling berpengaruh di skuad Belgia adalah Kevin De Bruyne. Gelandang veteran tersebut menjadi jantung permainan tim berkat visi, kreativitas, dan pengalamannya di level internasional.
Meski demikian, Belgia tidak bisa merasa aman.
Mesir Andalkan Mohamed Salah
Ancaman terbesar Belgia bisa datang dari Mesir. The Pharaohs memastikan tiket ke Piala Dunia 2026 setelah memuncaki Grup A zona Afrika dengan koleksi delapan kemenangan dan dua Hasil Imbang dari sepuluh pertandingan.
Mesir akan banyak bertumpu pada Mohamed Salah. Mantan penyerang Liverpool itu diyakini ingin meninggalkan warisan besar karena Piala Dunia 2026 bisa saja menjadi akhir kariernya bersama timnas.
Di bawah arahan pelatih Hossam Hassan, Mesir mengandalkan perpaduan pemain lokal dan legioner Eropa.
Ambisi Besar Iran
Selain Mesir, Iran juga datang dengan ambisi besar. Team Melli kembali lolos ke putaran final setelah menjadi juara Grup A pada putaran ketiga kualifikasi Asia.
Iran memang belum pernah melangkah lebih jauh dari fase grup dalam sejarah Piala Dunia. Namun mereka memiliki fondasi tim solid serta pengalaman tampil secara konsisten di turnamen internasional.
Nama Mehdi Taremi menjadi figur sentral dalam skuad Iran. Penyerang Olympiacos tersebut merupakan pencetak gol kedua terbanyak sepanjang sejarah Timnas Iran dengan 60 gol dari 105 penampilan.
Di bawah pelatih Amir Ghalenoei, Iran mengombinasikan pemain yang berkarier di Eropa seperti Taremi dan Alireza Jahanbakhsh dengan talenta terbaik dari kompetisi domestik.
Selandia Baru Tak Bisa Diremehkan
Sementara itu, Selandia Baru datang sebagai tim dengan Peringkat FIFA terendah di grup. Meski demikian, All Whites tidak bisa diremehkan begitu saja.
Kekuatan utama Selandia Baru bertumpu pada Chris Wood. Penyerang Nottingham Forest itu merupakan pemegang rekor penampilan sekaligus pencetak gol terbanyak dalam sejarah timnas.
Di bawah asuhan Darren Bazeley, Selandia Baru mengandalkan disiplin organisasi permainan dan semangat kolektif untuk menghadapi lawan yang secara peringkat berada di atas mereka.***











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!