ID EN

Maskapai Ini Ubah Pengalaman Terbang, Penumpang Bisa Video Call di Udara

Jumat, 8 Mei 2026 | 15:30

Penulis: Arif S

Video call di pesawat
Ilustrasi - Video call di kabin pesawat.
Sumber: Envato

Panggilan suara maupun video perlahan mulai masuk ke kabin pesawat. Di ketinggian 30.000 kaki, batas komunikasi udara yang selama puluhan tahun terasa kaku kini mulai berubah setelah British Airways mengizinkan penumpangnya melakukan panggilan suara maupun video selama penerbangan.

Perubahan besar itu bersamaan dengan langkah maskapai asal Inggris itu yang menghadirkan layanan internet satelit Starlink di seluruh armada pesawatnya. 

Teknologi Starlink memungkinkan koneksi internet berkecepatan tinggi tetap stabil bahkan saat pesawat melintasi samudera atau wilayah terpencil.

Bagi banyak pelancong modern, kebijakan ini memberikan pengalaman baru dalam Perjalanan Udara

Kini, penumpang tak hanya bisa mengirim pesan singkat atau membuka email, tetapi juga melakukan panggilan video, menghadiri rapat daring, hingga streaming tanpa gangguan selama penerbangan berlangsung.

Namun di balik kemudahan itu, maskapai tetap menekankan pentingnya etika di kabin pesawat untuk menjaga kenyamanan sesama penumpang. Pesan itu muncul dalam panduan terbaru British Airways.

"Jika Anda membuat panggilan, jaga suara Anda tetap rendah dan gunakan headphone," tulis maskapai tersebut, dilansir Travel and Leisure.

Wi-Fi Starlink yang dipasang di pesawat British Airways disebut mampu menghadirkan kecepatan hingga 500 Mbps. 

Kapasitas itu memungkinkan aktivitas digital berat seperti streaming film resolusi tinggi, gim daring, hingga panggilan video berjalan lancar di udara.

British Airways bukan satu-satunya maskapai yang memanfaatkan teknologi Starlink. 

United Airlines dan Emirates juga mulai mengadopsi teknologi serupa untuk meningkatkan pengalaman digital penumpang selama penerbangan. 

Sementara Delta Air Lines dan American Airlines telah menyediakan Wi-Fi Gratis di sebagian rute bagi anggota loyalitas mereka.

Meski demikian, aturan soal panggilan suara dan video masih berbeda di setiap maskapai. British Airways dan Emirates mulai membuka ruang bagi panggilan video, sementara United dan Delta masih melarang penggunaan Wi-Fi untuk telepon suara atau video demi menjaga ketenangan kabin.

Perdebatan mengenai “etika digital di langit” pun mulai muncul. Di satu sisi, konektivitas penuh dianggap sebagai simbol kemajuan perjalanan modern. 

Namun di sisi lain, banyak penumpang masih menginginkan kabin pesawat sebagai ruang tenang, bebas dari suara rapat daring atau notifikasi panggilan video.

Karena itu, maskapai tetap memberi peringatan tegas bagi penumpang yang mengganggu kenyamanan penerbangan. 

Audio keras tanpa headphone dapat berujung pada tindakan serius, mulai dari diturunkan dari pesawat hingga larangan terbang permanen.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, dunia penerbangan memasuki fase baru. Perjalanan udara semakin terkoneksi, tetapi juga menuntut kesadaran baru tentang bagaimana berbagi ruang dengan ratusan orang lain di atas awan.

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!