ID EN

Persija vs Persebaya: Duel Panas Dua Tim dengan Ambisi Meraih Kemenangan 

Sabtu, 11 April 2026 | 12:17

Penulis: Arif S

Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza
Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza.
Sumber: Persija Jakarta

Laga panas pekan ke-27 BRI Super League akan mempertemukan Persija Jakarta dengan Persebaya Surabaya di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu 11 April malam. Kedua tim datang dengan satu misi yang sama, meraih kemenangan.

Pelatih Persija, Mauricio Souza, menegaskan fokus utama timnya mengamankan tiga poin demi menjaga asa persaingan papan atas. Meski terpaut sembilan poin dari pemuncak Persib Bandung, ia memilih mengesampingkan hitung-hitungan klasemen.

"Kalau kami bisa meraih hasil di laga-laga itu, posisi kami akan jauh lebih baik sekarang. Jadi fokus kami adalah bagaimana meraih tiga poin di pertandingan berikutnya," ujar Mauricio dalam konpers di Jakarta.

Persija memang tengah berada dalam tekanan setelah gagal menang di tiga laga terakhir mereka. Evaluasi diarahkan ke lini pertahanan yang dinilai belum cukup solid.

“Kami adalah tim yang sangat ofensif. Kami bersaing di papan atas dalam hal jumlah gol. Tapi seperti yang selalu saya katakan, tim yang ingin menjadi juara harus konsisten. Mereka juga harus bertahan dengan sangat baik," ucap Mauricio.

Catatan kebobolan menjadi perhatian serius. Dalam 11 laga sepanjang 2026, Macan Kemayoran sudah kebobolan 12 gol, hampir menyamai total kebobolan musim sebelumnya, 13 gol dari 15 pertandingan.

Situasi semakin menantang karena Persija tidak bisa diperkuat empat pemain penting, Jordi Amat (akumulasi kartu merah), Thales Lira (kartu kuning), Shayne Pattynama (sakit), dan Mauro Zijlstra (cedera).

Di sisi lain, Persebaya datang tanpa beban, namun tetap mengusung ambisi besar. Pelatih Bernardo Tavares menyebut tekanan justru berada di kubu tuan rumah.

"Tapi kami tidak pernah merencanakan untuk seri atau kalah. Kami selalu mencoba menang. Kami tahu ini akan sulit, tapi mungkin kami bisa memberi kejutan," kata Bernardo.

Bajul Ijo juga membawa misi mengakhiri catatan buruk di SUGBK. Terakhir kali mereka menang di kandang Persija terjadi pada Desember 2019 dengan skor 2-1. Sejak saat itu, hasil maksimal sulit diraih.

Pada pertemuan terakhir musim lalu di stadion yang sama, Persebaya hanya mampu bermain imbang 1-1. Kini, mereka berharap bisa mencuri kemenangan.

"Yang penting fokus kami harus tinggi, karena di laga tandang terakhir kami kebobolan lima gol (1-5 vs Borneo). Mental pemain harus kuat dari awal sampai akhir. Hanya dengan itu kami bisa mendapatkan hasil bagus," pungkasnya.

Dengan ambisi sama besar dari kedua tim, duel Persija vs Persebaya dipastikan berlangsung sengit. Tiga poin bukan hanya soal posisi di klasemen, tetapi juga momentum untuk mengubah arah musim.