ID EN

Beckham Putra Bicara Mentalitas Persib Jelang Duel Penentuan Kontra Persija

Kamis, 8 Januari 2026 | 16:00

Penulis: Arif S

Beckham Putra
Pesepak bola Persib Bandung Beckham Putra.
Sumber: Antara Foto/Novrian Arbi

Laga Persib Bandung kontra Persija Jakarta selalu lebih dari sekadar pertandingan liga tetapi soal gengsi, psikologi, dan momentum. Duel klasik pekan ke-17 BRI Super League akan tersaji di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Minggu 11 Januari 2026 pukul 15.30 WIB.

Di tengah atmosfer panas itu, gelandang Persib Beckham Putra Nugraha berbicara tentang satu hal yang menurutnya akan sangat menentukan, mentalitas.

"Ya, antusiasmenya hampir sama saja seperti pertandingan sebelumnya. Yang terpenting kita bisa memenangkan pertandingan di momen ini," ujar Beckham.

Persib menjamu Persija dengan beban sekaligus peluang. Mereka hanya meraih hasil imbang pada pekan sebelumnya saat bertandang ke markas Persik Kediri

Hasil ini mewajibkan Maung Bandung untuk meraih kemenangan agar tidak tertinggal dalam persaingan papan atas. Laga kontra Persija menjadi ajang untuk mengembalikan momentum.

Beckham, yang sempat mengalami cedera saat menghadapi Persik, memastikan siap bermain kontra Persija.

Selain kondisi fisik, ia menyoroti sisi mental sebagai faktor krusial. Derbi Jakarta–Bandung bukan hanya soal taktik dan kualitas pemain, tetapi juga bagaimana tim mengelola tekanan dari ekspektasi publik, sejarah rivalitas, dan tuntutan klasemen.

"Tekanan jika bermain untuk Persib adalah hal yang wajar. Bukan hanya lawan Persija, setiap pertandingan ada tekanan besar untuk kita. Sebagai pemain, kita nikmati pertandingan ini. Tugas kita adalah terus memberikan semua kemampuan terbaik," tutup Beckham.

Di klasemen sementara, Persib berada di posisi ketiga dengan 35 poin dari 16 pertandingan hanya kalah selisih gol dari Persija di peringkat kedua. Artinya, duel ini bukan hanya derbi emosional, tetapi juga benturan langsung dalam persaingan papan atas.

Bagi Persib, kemenangan bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga mengirim pesan bahwa mereka siap bertarung bukan hanya secara teknis, tetapi juga secara mental.(Antara)