ID EN

Kapan Balapan MotoGP Mandalika 2026? MGPA Rilis Kalender Balap Superpadat Sepanjang Tahun

Rabu, 3 Desember 2025 | 13:45

Penulis: Arif S

Pit line Sirkuit Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat di Lombok Tengah
Mandalika telah resmi menjadi tuan rumah Formula 4.
Sumber: Amtara/Akhyar Rosidi.

Sirkuit Mandalika kembali menjadi episentrum motorsport Asia setelah Mandalika Grand Prix Association (MGPA) merilis kalender event 2026 yang superpadat. Ini menegaskan kesiapan Lombok sebagai rumah bagi ajang balap kelas dunia. 

Fokus utama publik tentu tertuju pada Pertamina Grand Prix of Indonesia (IndonesianGP) 2026 yang akan digelar pada 9–11 Oktober 2026. Namun MGPA memastikan jalan menuju MotoGP tahun depan akan diisi berlapis kegiatan pembibitan, festival, hingga kompetisi internasional.

“MGPA menyiapkan program motorsport dan non motorsport disertai inovasi dan kejutan yang akan berlangsung di Sirkuit Mandalika 2026,” ujar Direktur Utama MGPA Priandi Satria di Lombok Tengah, Rabu 3 Desember 2025.

Kick-off Awal Tahun: Pembibitan Talenta Lewat VR46 Riders Academy

Kalender dimulai pada Januari 2026 dengan Pertamina VR46 Riders Academy, program yang ditujukan memberikan pembinaan tingkat tinggi bagi talenta muda Indonesia mulai dari teknik balap, analisis data, hingga fisik dan mental.

“Selama sesi akademi, para peserta mengikuti latihan terstruktur yang dipandu instruktur VR46,” kata Priandi.

Program ini sekaligus menjadi fondasi penting sebelum para pembalap muda memasuki kompetisi yang lebih besar.

Ujian Ketahanan di Februari: Mandalika Endurance Challenge

Ketika mesin mulai panas di awal tahun, Februari diisi dengan **Mandalika Endurance Challenge**, event balap ketahanan dengan durasi panjang yang menguji performa pembalap, mekanik, hingga keandalan kendaraan.

Ajang ini diproyeksikan menjadi salah satu menu wajib bagi tim nasional maupun regional untuk mematangkan persiapan musim balap 2026.

Pertamina Mandalika Racing Series Hadir dalam Lima Seri

Pembangunan struktur kompetisi nasional diperkuat lewat **Pertamina Mandalika Racing Series (MRS)** yang akan berlangsung dalam lima putaran—17–19 April, 19–21 Juni, 24–26 Juli, 28–30 Agustus, dan 6–8 November 2026.

“Serta memperkuat ekosistem motorsport Indonesia secara berkelanjutan,” kata Priandi menegaskan.

MRS menjadi ruang penting bagi pembalap muda untuk mendapatkan jam terbang sebelum naik ke level Asia atau internasional.

Supercar Kembali Menderu: GT World Challenge Asia

Pada 1-3 Mei 2026, supercar GT3 dan GT4 dari berbagai pabrikan papan atas hadir dalam GT World Challenge Asia, menempatkan Mandalika sejajar dengan sirkuit-sirkuit elite dunia.

Ajang ini bukan hanya atraksi bagi penonton, tetapi juga magnet pariwisata berpengaruh besar bagi KEK Mandalika.

Festival Kecepatan & Komunitas Meramaikan Musim Panjang

Selain balapan kompetitif, MGPA memastikan kalender tetap inklusif dengan penyelenggaraan event komunitas, festival kecepatan, dan aktivitas rekreasional. Salah satunya, Mandalika Festival of Speed (MFoS) 24-26 April, 1-3 Mei, 12-14 Juni, 14-16 Agustus.

Selain itu Blu Cru Yamaha Sunday Race 17–20 Juli 2026, ruang pembinaan grassroots sekaligus penguatan komunitas bikers nasional dan program rutin Mandalika Experience, seperti Lampaq, Arrive and Drive, Honda ADV Experience, Drift Kart, bersepeda, bus tour sirkuit, hingga lomba lari.

“Kegiatan ini menjadi ruang pembinaan bakat grassroots serta wadah konsolidasi komunitas motorsport nasional,” katanya.

Puncak Kalender: IndonesianGP 9-11 Oktober 2026

Momentum terbesar datang pada Oktober ketika Pertamina Grand Prix of Indonesia kembali menjadi panggung bagi rider MotoGP, Moto2, dan Moto3. Antusiasme diprediksi meningkat mengingat Mandalika semakin matang dalam pengalaman penyelenggaraan.

MGPA menyebut keseluruhan kalender 2026 dirancang bukan hanya demi mengisi jadwal, tetapi membangun fondasi jangka panjang.

“Kalender event MGPA pada 2026 dirancang sebagai fondasi kuat bagi pertumbuhan ekosistem motorsport Indonesia,” katanya.

Masing-masing kegiatan dirancang dengan target dan peran spesifik untuk menciptakan kesinambungan industri balap, sekaligus memberi dampak ekonomi signifikan bagi KEK Mandalika dan masyarakat.

“Tahun 2026 menjadi momentum bagi Sirkuit Mandalika untuk bergerak lebih kencang, lebih matang, dan lebih kontributif bagi tumbuhnya talenta-talenta muda yang akan berprestasi di tingkat nasional dan internasional,” kata Priandi.

Dengan kalender penuh sepanjang tahun, Mandalika bukan hanya tuan rumah MotoGP, tetapi juga pusat gravitasi motorsport Indonesia yang bergerak menuju level dunia.(Antara)