Xabi Alonso Puji Adaptasi Marco Palestra Jadi Pemain Serbaguna Chelsea
Senin, 10 Agustus 2026 | 06:33
Penulis: Arif S

Sumber: Antara/Aloysius Lewoked
Manajer Chelsea Xabi Alonso memberikan pujian kepada Marco Palestra. Pemain muda itu menunjukkan kemampuan beradaptasi dengan cepat saat diturunkan pada laga pramusim kontra AC Milan bertajuk Indonesia Super Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
"Kami senang dia (Marco Palestra) memiliki adaptasi yang sangat baik," ujar Xabi Alonso dalam konferensi pers sesusai laga melawan AC Milan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Chelsea menutup laga dengan kemenangan meyakinkan 3-0. Joao Pedro menjadi bintang dengan mencetak dua gol, sementara satu gol lainnya disumbangkan Moises Caicedo.
BACA JUGA
Chelsea vs AC Milan 3-0: Xabi Alonso dan Ruben Amorim Kompak Puji Fans Indonesia
Chelsea Hadapi AC Milan di Jakarta, Xabi Alonso Fokus Bangun Mentalitas Juara
Jelang Chelsea vs AC Milan, Ruben Amorim Ungkap Alasan Rossoneri Datang ke Indonesia
Di tengah kemenangan, Alonso melihat perkembangan Palestra sebagai hal positif. Meski masih muda, pemain berusia 21 tahun itu mampu memberikan dampak ketika dimainkan dalam posisi berbeda.
Alonso juga menilai sang pemain menunjukkan keinginan kuat untuk terus berkembang.
"Dia (Marco Palestra) memiliki rasa lapar untuk berkembang, untuk memberikan yang terbaik," katanya.
Alonso Ingin Chelsea Fleksibel
Pujian kepada Palestra tidak terlepas dari filosofi permainan yang sedang dibangun Alonso di Chelsea. Pelatih asal Spanyol ingin para pemainnya memiliki kemampuan menjalankan lebih dari satu peran di lapangan.
Menurut Alonso, fleksibilitas menjadi bagian penting agar Chelsea tidak mudah dibaca lawan. Pemain harus memahami prinsip dasar permainan sebelum kemudian melakukan pergerakan dan rotasi sesuai situasi pertandingan.
"Prinsip-prinsipnya tetap sama, namun pergerakannya bisa berubah. Kami ingin menjadi tim yang sulit ditebak, kami ingin menjadi fleksibel, kami ingin menjadi ancaman," katanya.
Bagi Alonso, sistem permainan bukan sesuatu yang kaku. Formasi awal hanya menjadi dasar sebelum pemain mulai bergerak untuk menciptakan ruang, melakukan rotasi, dan membangun dinamika permainan.
"Sistem tentu saja hanya sebuah gambar awal. Setelah itu, harus ada pergerakan, rotasi, dan menciptakan dinamika," katanya.
Dengan pemndekatan tersebut, pemain seperti Palestra memiliki ruang untuk menunjukkan kemampuan di berbagai posisi.
Alonso menambahkan fleksibilitas akan memberikan lebih banyak pilihan bagi Chelsea sepanjang musim.
"Sejauh ini, kami tidak terpaku pada satu ide saja. Kami ingin memiliki sebanyak mungkin opsi yang tersedia," pungkasnya.











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!