Zico Ingatkan Brasil, Jepang Bisa Jadi Ancaman Serius di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:50
Penulis: Arif S

Sumber: Wikimedia
Legenda sepak bola Brasil, Zico mengingatkan negaranya agar tidak memandang sebelah mata Jepang menjelang pertemuan kedua tim pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Menurutnya, Samurai Biru telah berkembang menjadi tim yang lebih kompetitif dan memiliki kualitas untuk menyulitkan Brasil.
Tim Samba dijadwalkan menghadapi Jepang di Stadion Houston, Amerika Serikat, Selasa dini hari WIB. Duel ini diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling menarik di fase gugur mengingat perkembangan pesat Jepang dalam beberapa tahun terakhir.
"Jepang sekarang berada di level yang jauh lebih kompetitif. Para pemain mereka pergi ke Eropa, seperti halnya pemain Brasil dan Amerika Selatan dahulu," ujar Zico dikutip dari laman resmi FIFA, Sabtu.
BACA JUGA
Momentum Positif Modal Jepang Hadapi Brasil di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Deretan Selebrasi Piala Dunia 2026 yang Viral, Viking Row hingga Spider-Man
Momen Emosional Neymar Jr Kembali ke Timnas Brasil di Piala Dunia 2026
Pernyataan Zico bukan tanpa alasan. Zico merupakan sosok yang memiliki ikatan emosional kuat dengan sepak bola Jepang. Setelah menghabiskan sebagian besar kariernya bersama Flamengo, ia menutup perjalanan profesionalnya sebagai pemain bersama klub Jepang Sumitomo Metals pada periode 1991-1994.
Kariernya di Negeri Sakura berlanjut setelah gantung sepatu. Zico sempat menangani Kashima Antlers sebelum dipercaya melatih timnas Jepang selama empat tahun, mulai setelah Piala Dunia 2002 hingga berakhirnya Piala Dunia 2006.
Pada Piala Dunia 2006, Zico berada di sisi lapangan ketika Jepang berhadapan dengan Brasil untuk pertama kalinya di ajang Piala Dunia. Saat itu, Samurai Biru harus mengakui keunggulan Selecao dengan skor 1-4 di fase grup.
Meski berstatus warga Brasil, Zico mengaku tetap memberikan dukungan penuh kepada Jepang ketika pertandingan berlangsung karena saat itu dirinya adalah pelatih Samurai Biru.
"Tentu saja itu sangat emosional. Sebelum pertandingan saya mengatakan kepada para pemain bahwa saya akan menyanyikan lagu kebangsaan Brasil seperti yang diajarkan kepada saya sejak kecil. Namun begitu pertandingan dimulai, saya sepenuhnya mendukung Jepang," kata Zico mengungkapkan perasaannya saat itu.
Laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 nanti juga akan menambah panjang sejarah pertemuan kedua negara. Berdasarkan catatan 11v11, pertandingan tersebut menjadi pertemuan ke-15 Brasil dengan Jepang sejak pertama kali bertemu pada laga persahabatan tahun 1989.
Secara statistik, Brasil mendominasi rekor pertemuan. Dari 14 pertemuan sebelumnya, Selecao meraih sebagian besar kemenangan. Namun, Jepang membawa modal positif karena mampu memenangkan pertemuan terakhir pada Oktober tahun lalu dengan skor 3-2.
Hasil itu menjadi bukti Jepang bukan lagi tim pelengkap di panggung sepak bola dunia. Keberhasilan pemain mereka menembus kompetisi elite Eropa meningkatkan kualitas permainan Samurai Biru secara signifikan.
Meski tetap berharap Brasil keluar sebagai pemenang, Zico mengaku tidak akan kecewa apabila Jepang mampu memberikan kejutan. Menurutnya, kedua tim memiliki filosofi sepak bola menarik sehingga layak dinantikan.
"Saya akan mendukung Brasil. Bagaimanapun juga saya orang Brasil. Tetapi jika Jepang yang menang, biarlah begitu. Yang saya tahu, pertandingan ini akan menjadi laga yang hebat karena Jepang memainkan sepak bola yang sesungguhnya," pungkas Zico yang kini berusia 73 tahun.***











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!