Garudayaksa Juara Dramatis, Widodo Cahyono Putro Sudah Prediksi Adu Penalti
Minggu, 10 Mei 2026 | 10:17
Penulis: Respaty Gilang

Sumber: PSSI Pers
Garudayaksa berhasil keluar sebagai juara Pegadaian Championship 2025/2026 setelah menundukkan PSS Sleman melalui drama adu penalti di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Sabtu, 9 Mei 2026.
Laga final berlangsung sengit sejak menit awal. Kedua tim bermain imbang 2-2 hingga babak tambahan waktu sehingga pertandingan harus ditentukan lewat adu penalti. Pada momen penentuan tersebut, Garudayaksa menang dengan skor 4-3.
Pelatih Garudayaksa Widodo Cahyono Putro mengungkapkan bahwa persiapan matang menjadi faktor penting di balik keberhasilan timnya meraih gelar juara. Ia bahkan sudah memprediksi pertandingan final bakal berlangsung ketat hingga adu penalti.
"Saya pribadi sudah memprediksi di partai final ini tidak mudah. Dan bahkan akan terjadi penalti. Makanya setiap latihan begitu saya datang, setiap selesai latihan saya penalti. Saya menendang penalti," kata Widodo pada sesi jumpa pers pasca pertandingan di Stadion Maguwoharjo.
Pada babak adu penalti, Garudayaksa sempat mendapat tekanan setelah penendang pertama mereka, Everton, gagal menjalankan tugas akibat tendangannya melambung tinggi.
Namun setelah itu, empat algojo Garudayaksa mampu menjalankan tugas dengan baik. Di sisi lain, dua penendang PSS Sleman, Kevin Gomes dan Gustavo Tocantins, gagal mencetak gol karena berhasil digagalkan kiper Garudayaksa, Yoewanto Beny.
"Terbukti tadi pemain enjoy ya menendang penalti. Jadi sudah dipersiapkan," tambah dia.
Widodo juga mengaku sangat menikmati atmosfer pertandingan final tersebut. Menurutnya, hasil akhir bukan satu-satunya hal penting dalam sepak bola karena nilai persaudaraan juga harus dijaga.
"Tentunya sangat gembira bagi kami. Tapi ini kita juga sama untuk PSS juga, kita juara bersama. Saya kira itu karena yang terutama itu di dalam sepak bola itu bukan kalah menangnya tetapi kita menjadi saudara," kata pelatih berusia 55 tahun itu.
"Karena dimana kita membangun sepak bola disitu ada persaudaraan. Supaya sepak bola kita tambah maju. Tentunya ke depan mudah-mudahan Garudayaksa dan PSS juga bisa berkembang lebih baik," tambah dia.
Terkait rencana tim musim depan, Widodo mengaku masih akan membicarakannya bersama manajemen Garudayaksa. Ia belum dapat memastikan komposisi skuad yang akan dipertahankan untuk menghadapi Super League musim depan.
"Jadi saya belum tahu ke depannya. Kalau pondasi sih paling ya nanti terserah manajemen lah. Kalau lanjutannya bagaimana ya nanti kita akan bicarakan lagi," kata pelatih yang pernah menangani Bali United, Bhayangkara FC, dan Arema FC tersebut.











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!