ID EN

Laga Aston Villa vs Klub Israel Maccabi Tel Aviv Digelar Tanpa Suporter Tamu karena Alasan Keamanan

Jumat, 17 Oktober 2025 | 08:19

Penulis: Arif S

Suporter Sepakbola
Ilustrasi - Suporter sepakbola mendukung tim kebanggaannya.
Sumber: Pixabay

Pertandingan Liga Europa antara Aston Villa dan klub Israel, Maccabi Tel Aviv dipastikan berlangsung tanpa kehadiran suporter tim tamu. Keputusan ini diambil setelah muncul kekhawatiran serius terkait keamanan publik.

Laga yang mempertemukan kedua tim dijadwalkan pada 7 November 2025 di Villa Park, Birmingham.

“Klub terus berdialog dengan Maccabi Tel Aviv dan otoritas setempat selama proses ini berlangsung. Keselamatan penonton dan warga sekitar menjadi prioritas utama dalam setiap keputusan," demikian pernyataan Aston Villa, Jumat.

Safety Advisory Group, lembaga yang berwenang mengeluarkan sertifikat keamanan pertandingan, telah memberi tahu Aston Villa bahwa pendukung Maccabi Tel Aviv tidak akan diizinkan hadir di stadion.

Menurut laporan The Athletic, kepolisian West Midlands tidak dapat menjamin keamanan apabila terjadi potensi demonstrasi atau kerusuhan selama pertandingan. 

Hasil penilaian menyeluruh membuat laga ini diklasifikasikan sebagai pertandingan “berisiko tinggi”.

“Keputusan ini didasarkan pada informasi intelijen terkini dan sejumlah insiden sebelumnya, termasuk bentrokan kekerasan serta pelanggaran kebencian yang terjadi saat laga Liga Europa 2024 antara Ajax dan Maccabi Tel Aviv di Amsterdam,” ujar juru bicara kepolisian.

UEFA selaku otoritas sepak bola Eropa menginginkan para suporter bisa mendukung tim mereka “dalam lingkungan yang aman, terjamin, dan ramah”. 

Namun, UEFA menegaskan keputusan akhir soal keamanan pertandingan berada di tangan otoritas setempat.

Munculna kekhawatiran ini bukan tanpa alasan. Pada November 2024, ratusan suporter Maccabi Tel Aviv diserang pendukung pro-Palestina di Amsterdam usai laga kontra Ajax di ajang Liga Europa. Kerusuhan besar saat itu ikut memicu perdebatan soal keamanan laga yang melibatkan klub Israel.

Situasi juga diperparah meningkatnya protes di berbagai ajang olahraga internasional terkait konflik di Gaza, termasuk ketika tim nasional Israel menghadapi Norwegia dan Italia dalam kualifikasi Piala Dunia baru-baru ini.

Insiden serupa bahkan pernah terjadi langsung di Villa Park. Pada 2023, sebanyak 39 orang ditangkap akibat kerusuhan sebelum pertandingan Aston Villa melawan Legia Warsaw.

Dengan latar belakang tersebut, otoritas memilih langkah pencegahan. Laga tetap berjalan, tetapi tanpa kehadiran suporter tim tamu demi memastikan pertandingan berlangsung aman dan terkendali.***