ID EN

IBL All-Star 2026 Jadi Panggung Hiburan dan Olahraga Sekaligus

Jumat, 20 Maret 2026 | 15:00

Penulis: Arif S

Dirut IBL Junas Miradiarsyah
Dirut IBL Junas Miradiarsyah.
Sumber: Antara/Donny Aditra

IBL All-Star 2026 akan digelar di Bandung Arena pada Sabtu 11 April 2026. Dari musik hingga penampilan selebritas, IBL All-Star tahun ini diarahkan menjadi pertemuan ANTARA olahraga dan pop culture dalam satu panggung besar.

Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah, mengungkapkan liga telah merancang konsep hiburan untuk menghidupkan suasana. 

"Salah satu yang akan tampil mengisi hiburan ada penyanyi Adrian Khalif," ujar Junas.

Kehadiran Adrian Khalif bukan tanpa alasan. Dalam pendekatan berbasis penggemar, IBL memilihnya setelah melihat tingginya permintaan publik melalui jajak pendapat internal. 

Ini bukan debut Adrian Khalif di All-Star. Sebelumnya, ia pernah menjadi bagian dari kemeriahan All-Star saat tampil dalam celebrity game 2025.

Namun, IBL tidak berhenti pada satu nama. Liga juga menghadirkan pertunjukan musik moluccan soul, genre dengan warna khas Indonesia timur, sebagai upaya memperluas representasi budaya dalam satu Event Olahraga nasional.

"Kami ingin agar IBL All-Star ini dihibur oleh musik yang bukan hanya dari daerah tertentu, tetapi dari berbagai wilayah di Tanah Air," kata Dirut IBL sejak 2019 itu.

Pendekatan ini menunjukkan bagaimana IBL berusaha membangun identitas sebagai liga modern. Tidak hanya menjual kompetisi, tetapi juga pengalaman menyeluruh bagi penonton.

Nama calon penampil lain masih disimpan rapat. Junas memastikan pengumuman penampil tambahan akan dilakukan secara bertahap setelah Idul Fitri 1447 Hijriah.

Tak hanya musik, elemen hiburan juga dihadirkan melalui celebrity game. Pada edisi sebelumnya, laga ekshibisi menghadirkan Figur Publik seperti Cellos dan Marcello Tahitoe, menciptakan jembatan antara dunia hiburan dan olahraga dalam satu pertandingan santai namun penuh sorotan.