Mauricio Souza Nilai Lapangan JIS Tak Layak Usai Persija Gagal Menang
Senin, 16 Maret 2026 | 11:17
Penulis: Respaty Gilang

Sumber: Antaranews
Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza menyoroti kondisi lapangan Jakarta International Stadium (JIS) setelah timnya bermain imbang 1-1 melawan Dewa United pada lanjutan BRI Super League, Minggu, 15 Maret 2026.
Menurut Souza, kualitas lapangan di stadion tersebut memengaruhi jalannya pertandingan sehingga kedua tim kesulitan menampilkan permainan terbaiknya.
“Menurut saya, pertandingan ini secara teknis sangat buruk. Jika dianalisis, hampir tidak ada peluang gol yang benar-benar jelas dari kedua tim,” kata Souza dalam jumpa pers usai pertandingan.
BACA JUGA
Persija Sering Imbang, Mauricio Souza: Tidak Ada Tim yang Lebih Baik dari Kami
Persib Bandung Siap Kembali ke Jalur Kemenangan Saat Hadapi Persik
Jaja dan Ezra Walian Diisukan Merapat ke Persija, Mauricio Souza Buka Suara
Pada laga tersebut, Persija sempat unggul lebih dulu lewat gol Maxwell yang tercipta menjelang akhir babak pertama. Namun keunggulan itu tidak bertahan lama setelah Dewa United berhasil menyamakan skor melalui Alexis Messidoro pada awal babak kedua.
Souza menilai kondisi rumput lapangan membuat timnya tidak bisa menerapkan strategi permainan yang biasa mereka gunakan, yakni mengandalkan umpan pendek dan tempo permainan cepat.
“Lapangan tidak memiliki kondisi minimal untuk menghadirkan pertandingan sepak bola dan tontonan yang baik,” ujarnya.
Pelatih asal Brasil itu juga menegaskan bahwa situasi tersebut menyulitkan Persija untuk membangun serangan secara efektif, meskipun timnya dihuni sejumlah pemain dengan kualitas teknik yang baik.
Selain mengkritik kondisi lapangan, Souza juga menyoroti catatan Persija saat bermain di JIS. Menurutnya, tim Macan Kemayoran justru kehilangan beberapa poin penting ketika tampil di kandang sendiri.
“Di sini kami kehilangan poin saat melawan Bali (United, imbang 1-1), Malut (United, imbang 1-1), dan sekarang Dewa. Total ada enam poin yang tertinggal di JIS,” kata Souza.
Ia membandingkan kondisi tersebut dengan performa Persija saat bermain di laga tandang, di mana timnya mampu meraih kemenangan atas lawan yang sama.
Souza juga menilai gol yang dicetak Dewa United tidak lepas dari kesalahan keputusan pemain Persija dalam situasi krusial di akhir pertandingan.
Menurutnya, bola seharusnya dibuang jauh dari area berbahaya untuk meredam tekanan lawan. Namun keputusan pemain justru membuat bola kembali ke area tengah sehingga membuka peluang serangan balik.
“Bola ada di kaki pemain kami. Seharusnya bola dibuang ke belakang atau keluar lapangan, tetapi justru dimasukkan kembali ke duel. Dari situ mereka melakukan serangan balik empat lawan tiga dan akhirnya mencetak gol,” ujarnya.
Hasil imbang ini membuat Persija tetap berada di posisi ketiga klasemen dengan raihan 52 poin. Mereka gagal memangkas jarak dari pemuncak klasemen Persib Bandung yang mengoleksi 58 poin serta Borneo FC di peringkat kedua dengan 54 poin.
Pada waktu yang sama, laga antara Borneo FC dan Persib Bandung juga berakhir imbang 1-1.










