ID EN

Pohang Steelers dan Jeonbuk Pilih Bali, Sport Tourism Indonesia Makin Mendunia

Sabtu, 21 Februari 2026 | 16:30

Penulis: Arif S

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir tanggapi IOC.
Sumber: Antara Foto/Bayu Pratama S

Dua klub raksasa Liga Korea Selatan memilih Bali sebagai tempat pemusatan latihan. Keputusan mereka  memilih Bali menegaskan Pulau Dewata sebagai salah satu kekuatan olahraga berbasis budaya (sport tourisme) Indonesia.

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengungkapkan, dua klub Sepak Bola raksasa Liga Korea Selatan itu adalah Pohang Steelers dan Jeonbuk Hyundai Motors Reserves.

Menurut keterangan tertulis Kemenpora, kedua tim menjalani pemusatan latihan di fasilitas milik Bali United FC di Bali United Training Center.

Kompleks latihan itu berdiri di lahan hampir 31 hektar. Terdapat sembilan lapangan berstandar internasional. Namun daya tarik Bali tak berhenti pada fasilitas olahraga.

Pulau ini memiliki reputasi Pariwisata mendunia. Pantai, budaya, dan lanskap sawahnya menjadi latar alami yang sulit ditandingi.

Bali juga memiliki fasilitas pelayanan kesehatan kelas dunia seperti Bali International Hospital di Sanur. 

Dengan kecanggihan perawatan medis di BIH, atlet yang mengalami cedera saat berlatih atau bertanding di Bali akan mendapatkan perawatan optimal.

Pelatih Kepala Pohang Steelers Tae-ha Park mengaku puas setelah berlatih selama tiga pekan di lahan seluas hampir 31 hektar dengan sembilan lapangan berstandar internasional.

Ia menjelaskan telah membuat perbandingan sebelum memilih tempat pemusatan latihan terbaik. Setelah membandingkan dengan beberapa negara seperti Thailand dan Vietnam, ia memutuskan untuk berlatih di Indonesia.  

"Setelah melihat dan membandingkan kami memutuskan untuk berlatih di Indonesia dan berpeluang di tahun-tahun berikutnya akan memprioritaskan Bali United Training Center sebagai tujuan untuk kami melakukan pemusatan latihan," katanya.

Menurutnya, selain fasilitas latihan memadai, Bali juga memiliki keindahan alam dan budaya luar biasa serta banyak penggemar sepak bola.

Fenomena ini sejalan dengan langkah Kemenpora yang terus mendorong kemajuan sport tourisme sebagai salah satu penggerak roda perekonomian nasional.

Sebelumnya, Menpora Erick Thohir bertekad menguatkan Wisata Olahraga dengan melakukan pemetaan potensi cabang olahraga di setiap daerah.

"Selama ini kita dikenal dengan kekayaan alam sebagai objek wisata, padahal kondisi alam tersebut juga bisa kita jadikan arena olahraga," katanya.

Di Bali, visi itu terasa nyata. Lapangan hijau berpadu dengan langit tropis. Atlet berlatih dengan latar panorama alam indah. 

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!