Jose Mourinho Waspadai Real Madrid yang Terluka Jelang Playoff Liga Champions
Selasa, 17 Februari 2026 | 18:30
Penulis: Arif S

Sumber: Wikimedia
Pelatih Benfica, Jose Mourinho memilih meredam euforia jelang pertemuan ulang kontra Real Madrid di babak Playoff Liga Champions UEFA 2025/26. Ia mengingatkan skuadnya, Madrid yang terluka bisa menjadi jauh lebih berbahaya.
Pada fase liga bulan lalu di Lisbon, Benfica menang 4-2 dalam laga dramatis. Gol penentu lahir di menit ke-98 lewat sundulan Anatoliy Trubin. Kiper asal Ukraina itu maju membantu serangan di detik-detik akhir.
Kekalahan tersebut berdampak buruk bagi Madrid. Juara 15 kali Liga Champions itu tergelincir dari posisi ketiga ke peringkat kesembilan Klasemen.
BACA JUGA
Daftar Lengkap 16 Kontestan Babak 16 Besar Liga Champions, Atalanta Selamatkan Wajah Italia
Inter Milan Disingkirkan Bodo/Glimt, 4 Tim Melaju ke 16 Besar Liga Champions
Vinicius Penentu Kemenangan Real Madrid di Kandang Benfica, Wasit Aktifkan Protokol Anti-Rasisme
Mereka gagal mengamankan tiket lolos otomatis ke fase berikutnya dan harus menjalani jalur playoff. Undian playoff Kembali mempertemukan Los Blancos dengan Benfica.
Bagi Mourinho, hasil dramatis di fase liga bukan alasan untuk merasa di atas angin.
“Kami telah melukai raja Liga Champions. Dan raja yang terluka itu berbahaya,” ujar Mourinho dikutip dari BBC pada Selasa.
Leg pertama playoff akan digelar di Estádio da Luz, Rabu 18 Februari dinihari.
Mourinho yang pernah melatih Madrid pada periode 2010-2013 menegaskan timnya harus tetap bermain dengan pendekatan matang, bukan emosional.
“Kami akan memainkan leg pertama dengan kepala, ambisi, dan keyakinan," kata Mourinho.
Pertemuan sebelumnya memang penuh drama. Madrid harus menyelesaikan laga dengan sembilan pemain setelah Raul Asencio dan Rodrygo menerima kartu merah di masa tambahan waktu.
Mourinho memprediksi duel kali ini akan jauh lebih kompleks. Madrid, dengan tradisi dan mental juaranya, diyakini akan datang dengan reaksi berbeda.
“Ini akan sangat sulit, tanpa diragukan lagi. Trubin tidak akan bermain di lini depan di stadion Luz,” pungkasnya.
Dengan tensi tinggi, sejarah panjang di Liga Champions, serta luka yang belum sepenuhnya sembuh, Madrid tentu tidak ingin kalah lagi. Mampukah kali ini Madrid pulang dengan kemenangan?










