ID EN

Xabi Alonso Minta Real Madrid Lupakan Kekalahan dari Barcelona dan Bangkit di Piala Raja

Senin, 12 Januari 2026 | 22:52

Penulis: Arif S

Pelatih Real Madrid Xabi Alonso
Pelatih Real Madrid Xabi Alonso.
Sumber: Wikimedia

Pelatih Real Madrid Xabi Alonso tak ingin final Piala Super Spanyol 2026 menjadi beban psikologis berkepanjangan bagi anak asuhnya. Los Blancos harus mengakui keunggulan Barcelona dengan skor 2-3 di laga puncak di Jeddah, Arab Saudi, Senin 12 Januari 2026 dini hari WIB.

Alonso meminta timnya segera menutup lembaran itu dan kembali menatap musim dengan kepala tegak.

Bagi Alonso, kegagalan meraih trofi bukan alasan untuk larut dalam kekecewaan. Ia justru melihat ada fondasi positif yang bisa dijadikan pijakan untuk bangkit di laga berikutnya.

"Kami tidak senang dengan hasilnya, tetapi kami mengambil hal positif dari itu. Musim ini masih panjang dan kami harus kembali ke jalur kemenangan sesegera mungkin," ujar Alonso, dikutip dari laman Real Madrid.

Setibanya di Madrid, Alonso meminta para pemainnya segera mengalihkan fokus menghadapi Albacete pada Babak 16 Besar Piala Raja 2025/2026, Kamis 15 Januari 2026 dini hari WIB.

Laga ini krusial untuk menjaga momentum. Alonso tidak ingin anak asuhnya kembali menelan pil pahit lantaran tidak maksimal dalam memanfaatkan peluang seperti saat bersua Barcelona.

Menurut Alonso, pada laga El Clasico, Real Madrid kompetitif, namun kurang tajam dalam momen penentu, terutama di pengujung laga sehigga peluang gagal dikonversi menjadi gol penyeimbang.

"Kami bertarung hingga akhir dan kami sangat dekat dengan hasil seri, terutama melalui dua kesempatan terakhir. Perasaan ini jadi campur aduk. Di satu sisi kecewa karena tidak juara, tetapi di sisi lain saya bangga karena para pemain memberikan segalanya sejak menit pertama," kata Alonso.

Alonso juga menyoroti performa dua bintangnya. Vinicius Junior dipuji karena konsistensinya menekan pertahanan Barcelona dan mencetak gol penting. Sementara Kylian Mbappe dinilai tampil sesuai rencana meski baru pulih dari cedera.

Dengan kekalahan ini, Real Madrid gagal menambah koleksi Piala Super Spanyol dan masih berhenti di 13 trofi, dengan gelar terakhir pada 2024. Sebaliknya, Barcelona semakin mengukuhkan diri sebagai pengoleksi terbanyak dengan 16 gelar sepanjang sejarah.

Piala Super Spanyol 2026 juga menandai edisi ketujuh turnamen di Arab Saudi sejak 2020. Dalam periode itu, Real Madrid mengoleksi tiga gelar (2020, 2022, 2024). Tiga gelar lainnya milik Barcelona (2023, 2025, 2026), dan Athletic Club satu gelar (2021).***